Air merupakan sumber daya alam yang sangat diperlukan oleh manusia
dan makhluk hiudp lainnya. Manusia memerlukan air baik untuk proses kimia
fisika maupun untuk aktifitas kehidupan lainnya.
Sekalipun air merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui,
tetapi kualitas air sangat dipengaruhi oleh peranan manusia dalam
pengelolaannya.
Kualitas total air tawar yang ada di bumi jumlahnya relatif dapat
menurun jumlahnya. Pengelolaan air di sini termasuk pengelolaan perairan pantai
dan ekosistem danau. Pengelolaan air meliputi strategi sebagai berikut:
·
melindungi perairan
agar terjaga kebersihannya sehingga dapat menjaga kelangsungan flora dengan
menjaga perakaran tanaman dari gangguan fisik maupun kimiawi;
·
mengusahakan cahaya
matahari dapat menembus dasar perairan, sehingga proses fotosintesa dapat
berjalan lancar
·
menjaga agar fauna
memangsa dan predator selalu seimbang dengan mempertahankan rantai makanan
·
mempergunakan
sumberdaya berupa air seefisien mungkin, sehingga zat hara yang ada dapat
tersimpan dengan baik yang juga berarti sebagai penimpan energi dan materi;
Pada prinsipnya pengelolaan sumber daya alam air ini, sangat bergantung
pada bagaimana kita mempergunakan dan memelihara serta memperlakukan sumber air
itu menjadi seoptimal mungkin, tetapi tanpa merusak ataupun mencemarinya dan
juga mempertahankan keadaan lingkungan sebaik-baiknya.
Usaha Mencegah
Pencemaran Air
Usaha pencegahan pencemaran air ini bukan merupakan proses yang
sederhana, tetapi melibatkan berbagai faktor sebagai berikut:
1. Air limbah ang akan dibuang ke perairan harus diolah lebih dahulu
sehingga memenuhi standar air limbah yang telah ditetapkan pemerintah.
2. Menentukan dan mencegah terjadinya interaksi sinergisma
antarpolutan pemerintah.
3. Menggunakan bahan yang dapat mencegah dan menyerap minyak yan
gtumpah di perairan
4. Tidak membuang air limbah rumah tangga langsung ke dalam perairan.
Hal ini untuk mencegah pencemaran air oleh bakteri.
5. Limbah radioaktif harus diproses dahulu agar tidak mengandung
bahaya radiasi dan barulah dibuang di perairan.
6. Mengeluarkan atau menguraikan deterjen atau bahan kimia lain dengan
menggunakan aktifitas mikroba tertentu sebelum dibuang ke dalam perairan umum
7. Gunakan air dengan bijaksana. Kurangi
penggunaan air untuk kegiatan yang kurang berguna dan gunakan dalam jumlah yang
tepat.
8. Kurangi penggunaan detergen. Sebisa
mungkin pilihlah detergen yang ramah lingkungan dan dapat terurai di alam
secara cepat.
9. Kurangi konsumsi obat-obatan kimia
berbahaya. Obat-obatan kimia yang berbahaya seperti pestisida, dan obat nyamuk
cair merupakan salah satu penyebab rusaknya ekosistem air
10. Jangan membuang sampah rumah tangga di
sungai/danau. Kelola sampah rumah tangga dengan baik dan usahakan menanam pohon
di pinggiran sungai/danau.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar