Halaman Rumah Bad

Kamis, 24 Oktober 2013

AIR SEBAGAI SUMBER KEHIDUPAN MAKHLUK HIDUP

AIR SEBAGAI SUMBER KEHIDUPAN MAKHLUK HIDUP



A.               Latar Belakang
Air merupakan sumber kehidupan bagi manusia kita tidak dapat dipisahkan dari senyawa ini dalam kehidupan sehari-hari. Air merupakan salah satu unsur di bumi ini yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan. Tanpa air tidak akan ada kehidupan di bumi ini. Air menutupi hampir 71% permukaan Bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik tersedia di Bumi. Air sebagian besar terdapat di laut dan pada lapisan-lapisan es, akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan, hujan, sungai, danau, uap air, dan lautan es. Air dalam obyek-obyek tersebut bergerak mengikuti suatu siklus air, yaitu: melalui penguapan, hujan, dan aliran air di atas permukaan tanah menuju laut.
Sebegitu pentingnya air bagi kehidupan inis sehingga kita perlu menjaga ketersediaan air di bumi ini. Seperti senyawa-senyawa yang lain air pun memiliki sifat-sifat yang khas. Melalui sifat-sifat yang khas ini air dapat dimanfaatkan lebih optimal untuk kehidupan manusia.
                                                   
 PEMBAHASAN
A.    Pengertian Air
Air adalah suatu zat yang berwujud cair yang memiliki sifat tertentu. Air memiliki tiga wujud yaitu cair, padat, dan gas. Pada suhu kamar air berbentuk cair, pada suhu dibawah nol derajat celcius air berbentuk es, dan diatas suhu seratus sepuluh derajat celcius air derbentuk gas. Air merupakan sumber kehidupan yang paling penting bagi makhluk hidup yang ada di muka bumi ini. Dengan air, makhluk hidup—terutama manusia—dapat melangsungkan kehidupannya dan membentuk peradaban di muka bumi. Oleh karena itu, air merupakan sumber kehidupan. Tidak bisa dibayangkan kalau di bumi ini tidak ada atau kekurangan air, maka sudah dapat dipastikan bahwa akan terjadi kepunahan makhluk hidup. Hal tersebut dibuktikan dengan para ilmuwan ketika memeriksa kehidupan di Planet Mars. Apa yang pertama kali mereka periksa? Tidak lain, yang mereka cari pertama kali adalah unsur H2O.

Salah satu nikmat yang diberikan Tuhan pada makhluk yang ada di muka bumi ini – terutama manusia – adalah adanya ketersediaan air. Karena dari hasil penelitian para ilmuan bahwa adanya atau timbulnya kehidupan ini disebabkan adanya air. Di mana air merupakan salah satu unsur yang terdapat dalam oksigen yang menjadi salah satu faktor utama makhluk hidup itu ada dan bisa bertahan hidup. Oleh karena itu, dengan airlah manusia dan makhluk hidup lainnya diciptakan Tuhan, sebagai salah satu unsur yang ada dalam tubuh.

Air dalam kehidupan

Dari sudut pandang biologi, air memiliki sifat-sifat yang penting untuk adanya kehidupan. Air dapat memunculkan reaksi yang dapat membuat senyawa organik melakukan replikasi. Semua makhluk hidup yang diketahui memiliki ketergantungan terhadap air. Air merupakan zat pelarut yang penting untuk makhluk hidup dan adalah bagian penting dalam proses metabolisme. Air juga dibutuhkan dalam fotosintesis dan respirasi. Fotosintesis menggunakan cahaya matahari untuk memisahkan atom hidroden dengan oksigen. Hidrogen akan digunakan untuk membentuk glukosa dan oksigen akan dilepas ke udara.

Makhluk air

Perairan Bumi dipenuhi dengan berbagai macam kehidupan. Semua makhluk hidup pertama di Bumi ini berasal dari perairan. Hampir semua ikan hidup di dalam air, selain itu, mamalia seperi lumba-lumba dan ikan paus juga hidup di dalam air. Hewan-hewan seperti amfibi menghabiskan sebagian hidupnya di dalam air. Bahkan, beberapa reptil seperti ular dan buaya hidup di perairan dangkal dan lautan. Tumbuhan laut seperti alga dan rumput laut menjadi sumber makanan ekosistem perairan. Di samudera, plankton menjadi sumber makanan utama para ikan.

Pentingnya Air Bagi Kehidupan


Air dan Perusahaan Air Minum merupakan buku yang ditulis oleh Adang Maryunani dan diterbitkan oleh  Ganaco NV. Buku Air dan Perusahaan Air Minum diterbitkan pada tahun 1977 di Jakarta. Buku ini berjumlah 56 halaman. Di dalam buku ini dibahas mengenai air beserta sumber-sumber air. Banyak sumber-sumber air yang terdapat di muka bumi ini. Salah satunya dengan adanya siklus air. Selama peredaran itu berjalan, semua makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan, memanfaatkan air untuk memenuhi kebutuhannya. Mereka mengambil air itu dari tempat yang dinamakan sumber air. Sumber air itu ada 2 macam, yaitu sumber air yang ada di atas tanah dan sumber air yang berada di dalam tanah. (hal 20)
Selain itu, air juga memiliki beragam manfaat. Air merupakan sumber kehidupan bagi makhluk hidup. Untuk manusia, air dapat digunakan untuk memasak, mencuci, minum, dan lain-lain. Tanpa air, tidak ada kehidupan di dunia. Karena air merupakan suatu hal yang sangat vital bagi kehidupan. Pada tahun 1973, penderitaan kekurangan air telah melanda sebagian daerah Afrika (hal 23). Semua serba kacau akibat tidak adanya air. Oleh sebab itu, air tidak bisa lepas dari kehidupan segala makhluk hidup.

          Namun, dalam perkembangannya, untuk memperoleh air yang jernih dan sehat diperlukan berbagai cara untuk mendapatkan air bersih dan sehat. Ada 4 tahap upaya dalam pembuatan air minum (hal 32). Dalam tiap tahapnya mengalami perubahan yang signifikan. Sehingga akhirnya diperoleh yang dapat dikonsumsi bagi manusia.

Banyaknya Air di Bumi Selalu Tetap
Tiga perempat permukaan di bumi ini adalah air. Dari pelajaran ilmu alam, dapat diketahui bahwa air selalu mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah. Oleh sebab itu, laut menjadi wilayah terendah di muka bumi ini.
Akan tetapi, apabila kita mengukur keadaan laut dalam beberapa tahun saja, maka dapat dikatakan bahwa air laut itu tidak bertambah ataupun berkurang. Hal itu disebabkan karena air laut itu menguap sehingga merupakan peristiwa alam yang disebut siklus air. Peristiwanya berlangsung secara teratur. Maka dari itulah, jumlah air di bumi selalu tetap.
Selama peredaran itu berjalan, semua makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan, memanfaatkan air untuk memenuhi kebutuhannya. Mereka mengambil air itu dari tempat yang dinamakan sumber air. Sumber air itu ada 2 macam, yaitu sumber air yang ada di atas tanah dan sumber air yang berada di dalam tanah. (hal 20)
Selain itu, air juga memiliki beragam manfaat. Air merupakan sumber kehidupan bagi makhluk hidup. Untuk manusia, air dapat digunakan untuk memasak, mencuci, minum, dan lain-lain. Tanpa air, tidak ada kehidupan di dunia. Karena air merupakan suatu hal yang sangat vital bagi kehidupan. Pada tahun 1973, penderitaan kekurangan air telah melanda sebagian daerah Afrika (hal 23). Semua serba kacau akibat tidak adanya air. Oleh sebab itu, air tidak bisa lepas dari kehidupan segala makhluk hidup.
Namun, dalam perkembangannya, untuk memperoleh air yang jernih dan sehat diperlukan berbagai cara untuk mendapatkan air bersih dan sehat. Ada 4 tahap upaya dalam pembuatan air minum (hal 32). Dalam tiap tahapnya mengalami perubahan yang signifikan. Sehingga akhirnya diperoleh yang dapat dikonsumsi bagi manusia.

Air adalah Sumber Kehidupan
            Air yang kita pergunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti memasak, mandi, mencuci, dan minum. Tidak hanya untuk kegiatan rumah tangga, air dibutuhkan dalam segala bidang. Salah satunya pada sektor industri, pertanian, perkapalan, dan lain sebagainya.
Setiap hari kita harus meminum air bersih secukupnya. Kalau tidak, niscaya tubuh kita akan kekurangan air. Kita harus minum air bersih 8 gelas per hari. Karena dengan mengkonsumsi air, tubuh kita makin bertenaga. Selain berfungsi untuk menambah ion dalam tubuh, air juga merupakan minuman yang alami dan menyehatkan.
Kekurangan air juga membahayakan bagi kesehatan manusia, sebab tubuh kita terdiri dari 75% air. Oleh karena itu air sangat bermanfaat.
Jangan salah, yang perlu kita ketahui bahwa hampir semua obat-obat yang akan kita kinsumsi tersebut tidak terlepas dari yang namanya air. Karena air merupakan salah satu media utama untuk mengantarkan obat tersebut agar nyampai ke tubuh, baik dengan cara diminum maupun dengan cara dimandikan. Ini membuktikan bahwa air merupakan hal penting dalam hidup kita sebagai salah satu unsur yang ada dalam tubuh.
Kalau berbicara masalah air, semua orang tahu bahwa tubuh kita memerlukan air, tetapi tidak banyak orang yang mengetahui tentang khasiat air itu sendiri. Padahal, dalam air sendiri sudah terdapat obat yang memiliki daya sembuh yang baik terhadap berbagai penyakit. Hal ini dibuktikan dengan saran dokter yang selalu menyarankan pada pasiennya untuk selalu memperbanyak mengkonsumsi air putih.
Radang persendian, flu, depresi, pusing, sakit lambung, saraf atau otot tegang, batu ginjal, demam berdarah, diare, darah tinggi dan lain-lain dapat diobati dengan terapi air, bahkan  penyakit akut dan kronis sekali pun. Terapi air dapat menjadi alternatif dalam pengobatan, tentu saja atas izin Tuhan yang menciptakan dan menyembuhkan penyakit. Kita hanya berikhtiar untuk mendapatkan kesehatan, dan Tuhan-lah yang menentukan hasilnya.
Terapi pengobatan dengan air digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, seperti jerawat, radang persendian, flu, depresi, pusing, sakit lambung, saraf atau otot tegang, atau susah tidur. Air digunakan untuk mengurangi bahkan menyembuhkan berbagai penyakit akut dan kronis.

Pengobatan dengan air merupakan metode pengobatan yang aman, walaupun dengan terapi air dalam waktu yang cukup lama sebagian orang terkadang mengalami pusing, merasakan sakit, susah tidur, hilang nafsu makan, kejang-kejang, bahkan pingsan. Tetapi jangan kekhawatiran karena itu semua hanya efek kecil bagi yang memulai melakukan terapi air. Dan, kalau sudah terbiasa, hal itu tidak akan terjadi lagi.
Namun, tidak setiap jenis air berfungsi sebagai obat, ada juga air yang malah menjadi sumber penyakit, seperti air yang terkena racun atau bakteri yang dapat menularkan penyakit. Sebagaimana dijelaskan oleh dr H Harisson Mkes, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan  Kabupaten Kapuas Hulu, yang diberitakan oleh http://forum.um.ac.id, edisi 06 February 2010, mengatakan, “Air yang menggenang dan berubah warna banyak mengandung  bakteri dan tercemar dengan air beracun berbahaya. Penyakit rutin  yang disebabkan pencemaran air menimbulkan penyakit diare dan  muntaber.” Apalagi ketiga musim penghujan datang, maka kita harus mewaspadai terhadap berbagai penyakit yang diakibatkan oleh air yang dapat menularkan berbagai penyakit. Oleh karena itu, ia menyarankan agar kita harus selalu mengkonsumsi air yang  jernih, tidak bau, dimasak dulu, dan kalau membeli air depot sebaiknya dimasak ulang.  

Air Sungai Dapat Diminum, Asal……….!
        Kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, dan Medan, sumber air bersih dinilai sangat kurang. Air sumur pun sudah tidak lagi sedap rasanya, mungkin karena pengaruh resapan berbagai zat kimia yang dibuang dari pabrik-pabrik.

Berkat perkembangan IPTEK, manusia dapat menemukan sebuah cara untuk membuat air minum yang berasal dari air sungai. Melalui suatu kilang air, air sungai itu dibersihkan, dijernihkan, lalu bakterinya dibasmi dan disalurkan ke penduduk sekitar sesuai dengan kebutuhan yang ada. Kilang air semacam ini telah terdapat di semua penjuru dunia, termasuk Indonesia.
           Kekurangan air juga membahayakan bagi kesehatan manusia, sebab tubuh kita terdiri dari 75% air. Oleh karena itu air sangat bermanfaat.

Membuat Air Minum
           Seperti kita ketahui bahwa air merupakan sumber kehidupan bagi makhluk hidup. Sebagai sumber kehidupan bagi manusia, air sangatlah diperlukan untuk diminum. Dengan demikian, Perusahaan Air minum memiliki tugas dalam penyediaan air.
Ada beberapa syarat penggolongan air bersih. Yang pertama adalah Syarat Fisik. Syarat fisik adalah keadaan yang langsung dicapai oleh panca indera. Misalnya, warnanya harus jernih dan bening, rasanya sedap untuk diminum, tidak berbau, dan suhunya biasa yaitu tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.
Yang kedua adalah Syarat Kimia. Air tidak boleh mengandung zat-zat kimia beracun, misalnya Chroom. Adanya zat kimia dalam air, tidak dapat diketahui dengan panca indera biasa. Penyelidikan harus dilakukan di suatu laboratorium.
Yang ketiga adalah Syarat Bakteriologi. Bakteri adalah hama penyakit. Misalnya, thypus, kolera, dan disentri. Air minum yang sehat tidak boleh mengandung bakteri-bakteri seperti halnya di atas.
a.      Pengumpulan air
Sumber-sumber air berupa mata air, sumur artesis, sungai ataupun danau. Air yang berasal dari danau atau sungai disalurkan menuju suatu pipa besar yang dinamakan pipa induk antar ke suatu bak pengendap. Air dalam bak pengumpul sudah bebas dari sampah yang mengapung. Namun, air sungai atau danau masih tetap berwarna cokelat dan mengandung kotoran serta lumpur. Selanjutnya, masuk ke dalam bak pengendap dan kemudian endapannya dibuang. Air masih berwarna kecoklatan.
b.     Penjernihan air
Air masih berwarna agak keruh dan mengandung kotoran yang sangat halus. Untuk menghilangkan kotoran yang sangat halus tadi, diperlukan Bak Akselerator. Dilakukan dengan proses kimia, yaitu dilakukan dengan menambahkan tawas ke dalam Bak Akselerator. Kemudian diaduklah air dengan menggunakan baling-baling mesin. Akhirnya didapatkan 2 macam zat, yaitu bagian air yang jernih dan endapan kotoran. Setelah itu, air dialirkan ke alat penyaring yang berisi pasir bersih.
c.      Penyehatan air
Bakteri yang terkandung dalam air yang sudah bersih, tidak semuanya tersaring pada pasir tadi. Maka air yang keluar dari saringan pasir itu segera dibubuhi kaporit. Begitu kaporit larut dalam air, maka musnahlah semua bakteri yang ada.
d.     Distribusi air minum
Melalui saluran pipa besi yang besar ukurannya, air minum dari bak persediaan ini dialirkan ke dalam rumah penduduk yang membutuhkannya. Pipa saluran semacam ini dinamakan pipa distribusi atau lebih tepat disebut pipa induk. Dari pipa induk disalurkan lagi ke rumah-rumah penduduk dengan menggunakan pipa cabang.






A.               Kegunaan Air
Kegunaan air adalah sebagi berikut :
1. Untuk pengarian di sawah (irigasi)
2. PLTA (Pembangkit listrik Tenaga Air)
3. Keperluan hidup sehari- hari seperti makam, mandi dan minum
4. Sarana transportasi antara lain kapal dan kanu
5. Sarana olahraga antralain renang dan arum jeram.

Simpulan
Dari keterangan diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa :
1. Air adalah suatu zat yang berwujud cair yang memiliki sifat tertentu, misalnya volumenya tetap, bentuknya berubah sesuai dengan tempatnya atau wadahnya dan air juga memiliki berat.
2. Banyak sifat yang dimiliki oleh air, diantaranya air mengalir dari tempat yang tinggi menuju permukaan rendah, air memberi tekanan, air bersifat kapilaritas, bentuk permukaan air selalu datar dan tenang, melarutkan benda tertentu, dapat berubah wujud, membuat benda menjadi terapung, tenggelam,ataupun melayang, memiliki siklus, bersifat meniskus, dan memiliki sifat anomali.

3. Air dapat digunakan untuk mempermudah aktivitas kita sehari-hari, diantaranya Untuk pengarian di sawah (irigasi), PLTA (Pembangkit listrik Tenaga Air), keperluan hidup sehari- hari seperti makam, mandi dan minum, sarana transportasi, sarana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar